Pages

Kamis, 22 Agustus 2013

Walikota Cirebon Subardi Tiba - tiba diculik dan disandera



Subardi pun langsung ditodongkan senjata oleh Para Teroris tersebut tanpa ampun. Selang beberapa menit setelah penyanderaan beberapa Petugas baik dari TNI dalam hal ini YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi, maupun Kepolisian Polres Cirebon Kota langsung mendatangi Hotel Santika untuk melakukan Negosiasi dengan para Teroris. Dalam Negosiasi pun sekelompok Teroris meminta Uang Tebusan Sebesar 1 Triliun Rupiah.

Selang beberapa Menit usai negosiasi Pasukan Penanggulangan Teroris - Gultor - YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi Pun, Langsung melakukan upaya pembebasan Walikota Cirebon Subardi dengan melakukan pengepungan seluruh Kawasan Hotel, serta 3 Unit Mobil Pertempuran Jarak Dekat (PJD) datang lengkap dengan membawa 2 Tim GULTOR bersenjata lengkap, langsung menyerbu Kawanan Teroris yang menyandera Walikota Cirebon Subardi.

Aksi Tembak menembak pun tak terelakkan dan akhirnya Pasukan GULTOR YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi pun, berhasil melumpuhkan semua teroris dan berhasil menyelamatkan sandera dalam hal ini Walikota Cirebon Subardi. Dalam Upaya Penyelamatan tersebut beberapa orang teroris berhasil kabur sambil membawa sandera staf Walikota menggunakan Bus besar dan langsung dikejar kembali oleh Pasukan Gultor YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi.

Aksi kejar - kajaran menggunakan Bus dan Mobil PJD serta Motor tersebut tidak terelakkan dan terjadi di kawasan pusat Kota Cirebon yakni Jalan Siliwangi. Kawanan Terorispun berhasil dilumpuhkan dengan sempurna di Depan Balaikota, Seluruh Teroris pun ditembak mati dan sandera pun selamat. Peristiwa tersebut bukanlah hal yang sebenarnya, melainkan Latihan Upaya penanggulangan Teroris yang dilakukan oleh Pasukan Gultor YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi di wilayah Kota Cirebon.

Kepada RRI usai sesi latihan tersebut Komandan Batalyon Infantri - YONIF - 300 Raider KODAM III Siliwangi Letnan Kolonel Infantri Samuel Jeferson Aling mengatakan tujuan dari Kegiatan Latihan Penanggulangan Teroris tersebut sebagai bentuk upaya kesiap siagaan pasukan Gultor dalam mengatasi aksi teror yang terjadi di Indonesia.

Sementara itu Walikota Cirebon yang diwawancarai usai sesi latihan tersebut mengaku takjub dengan latihan penanggulangan teroris apalagi melibatkannya sebagai aktor utama yakni Sandera Para teroris. Hal itu pun tutur Subardi menjadi suatu pengalaman berharga bagi dirinya selama menjadi Walikota Cirebon.

Kegiatan Latihan Penanggulangan Teroris yang dilakukan oleh Pasukan Gultor YONIF 300 Raider KODAM III Siliwangi tersebut dengan simulai langsung dilapangan dilakukan selama setahun sekali di wilayah tugas KODAM III Siliwangi yang meliputi Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar